Asah Bicara lewat Diplomasi

indopos.co.id – Pandemi COVID-19 tak menyurutkan sejumlah siswa di DKI Jakarta untuk unjuk kebolehan. Melalui bakat dan kemampuan di bangku sekolah. mereka akan bertarung HighScope Model United Nations (HSMUN) 2020.

Sebuah ajang kompetisi bagi para siswa siswa-siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) mengasah kemampuan untuk melakukan negosiasi digelar secara virtual.

”Sebenarnya diplomasi sendiri itu pada dasarnya bentuk negosiasi untuk mendapatkan keuntungan atau mencapai tujuan yang lebih besar dan ini kaitannya sangat penting karena di tengah pandemi ini pasti setiap negara, setiap orang, setiap keluarga pasti punya masalahnya sendiri karena kan semua orang dipersulit dengan keadaan ini,” jelas Deputy Secretary General HSMUN 2020 Jiddan Walta, saat jumpa pers secara virtual, Kamis (12/11/2020).

Melalui HSMUN, lanjut Jiddan, siswa dapat berperan sebagai diplomat dari berbagai macam negara dan melakukan konferensi seperti yang dilaksanakan oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

”Dan menurut saya dan tim HSMUN itu seharusnya kita melihat konflik ini sebagai motivasi, di mana kita harus gagas untuk mencari solusi dan membuat adanya persatuan karena sudah terlalu lama di dunia ini kita juga melihat, kita tidak bisa lari dari suatu konflik,” imbuhnya.

HSMUN 2020 mengusung tema ‘Ensuring Global Welfare in Times of Crisis’. Terkait tema tersebut, Secretary-General HSMUN Alduri Asfirka mengatakan, konflik tidak hanya dilihat sebagai sumber perpecahan, namun juga dapat dilihat sebagai motivasi untuk memicu sebuah gelombang perubahan.

Baca Juga :

Oleh sebab itu, pada saat ini para pemimpin dunia dan politisi telah berusaha untuk mengatasi luka, kekacauan sepertinya selalu berkecamuk di berbagai belahan dunia.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kami menyadari bahwa perubahan tak hanya datang dari otokrat, namun juga rakyat jelata secara bersama berupaya untuk memperbaiki akibat dari berbagai kekacauan yang timbul,” Alduri

Meski demikian, kegiatan ini tetap dengan berbagai penyesuaian teknis, yakni secara daring, untuk membantu proses siswa berlatih untuk beradaptasi, berfikir solutif dan kreatif, bekerja sama dan berani mengambil risiko.

“HSMUN mengolah kemampuan siswa untuk berempati, berfikir secara komprehensif dan kritis, kreatif mencari solusi baru dan melatih keterampilan untuk berdiplomasi demi tercapainya tujuan dunia,” ujar Panitia Pelaksana HSMUN 2020, Rama Ananda Amri.(mdo)

 

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.