Alexa Metrics

Waketum MUI Berharap Tokoh Masyarakat Bisa Menjadi Panutan

Waketum MUI Berharap Tokoh Masyarakat Bisa Menjadi Panutan Ilustrasi: Massa peserta Reuni 212 berjalan kaki keluar dari kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (2/12/2019). Foto ANTARA Zuhdiar Laeis

indopos.co.id – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa’adi berharap setiap tokoh masyarakat bisa menjadi panutan atau contoh baik ke publik.

“Ulama sebagai pewaris Nabi harus mencontoh akhlak Nabi yang selalu menghormati dan memuliakan orang lain meskipun orang tersebut berbeda keyakinan bahkan orang tersebut sering menghina, merendahkan (meludahi, melempari kotoran) dan memusuhinya,” kata dia, melalui keterangan resminya, Selasa (16/11/2020).

Bukan itu saja, Zainut mengajak semua pihak hendaknya bisa menahan diri untuk tidak saling menghujat dan saling mencela karena hal tersebut bukan akhlak Nabi.

Lebih jauh dijelaskan, Zainut mengimbau kepada semua mubaligh, dai dan tokoh agama agar dalam menyampaikan pesan-pesan agama dengan menggunakan bahasa yang santun. Terutama akhlak yang baik dan tidak melanggar norma hukum dan susila.

“Mari kita saling mengingatkan atau berwasiat baik dalam hal kebenaran maupun kesabaran demi menjaga ukhuwah atau persaudaran, baik persaudaraan keislaman maupun kebangsaan,” katanya.(dny)

carikan ilustrasi soal Akhlak



Apa Pendapatmu?