Alexa Metrics

Doni Monardo Bantah Dukung Acara FPI di Petamburan, ini Penjelasannya

Doni Monardo Bantah Dukung Acara FPI di Petamburan, ini Penjelasannya Front Pembela Islam (FPI) saat menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW, di Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2020).

indopos.co.id – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo menjadi sorotan masyarakat. Adanya kerumunan besar masyarakat di acara yang diselenggarakan Front Pembela Islam (FPI), di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Doni menjadi sorotan usai lembaga yang diketuainya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dituduh memberikan dukungan terhadap terselenggaranya acara itu. Atas tuduhan itu, Doni menegaskan, apa yang dilakukan timnya di acara Habib Rizieq Shihab bukanlah sebuah bentuk dukungan.

Doni Monardo mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak awal tidak mengizinkan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyelenggarakan acara pernikahan putrinya. Doni Monardo juga menyatakan, dia sama sekali tak peduli dengan acara itu, yang dipedulikannya adalah keselamatan nyawa rakyat Indonesia, yang hadir di tempat itu.

“Ini semata-mata demi memberikan perlindungan terbaik kepada bangsa kita. ‘Solus Populi Suprema Lex’, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” kata dia, melalui keterangan resminya, Selasa (17/11/2020).

Doni Monardo mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang telah menjatuhkan denda Rp50 juta kepada Habib Rizieq Shihab. “Pemerintah Provinsi DKI tidak pernah mengizinkan. Gubernur DKI melalui Wali Kota Jakarta Pusat telah membuat surat,” kata dia.

Doni Monardo mengatakan, surat tersebut bisa dilihat pada tim satgas yang diperoleh dari Pemda DKI. Ia pun mengajak semua pihak untuk membangun kesadaran kolektif dalam disiplin melaksanakan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

“Gubernur Anies telah mengambil langkah tegas dan terukur dalam menindak pelanggaran terkait kerumanan massa di tengah masih mewabahnya Pandemi COVID-19,” kata Doni.(mdo)



Apa Pendapatmu?