Alexa Metrics

Henry Kissinger: Konfrontasi Besar-besaran Bisa Terjadi Antara AS dan Tiongkok

Henry Kissinger: Konfrontasi Besar-besaran Bisa Terjadi Antara AS dan Tiongkok Henry Kissinger (istimewa)
indopos.co.id – Mantan menteri luar negeri legendaris AS Henry Kissinger memberi peringatan bahwa Tiongkok dan AS sudah bersiap untuk berperang habis-habisan, kecuali presiden terpilih ke 46 AS Joe Biden segera bertindak untuk menghentikan bencana ini.
Dilansir dari express.co.uk, Henry yang menjadi salah satu pembicara di Forum Ekonomi Baru Bloomberg mengatakan saat ini AS dan China sedang menuju konflik yang mirip dengan kejadian Perang Dunia Pertama. Ia memperingatkan bahwa semua teknologi militer yang ada saat ini membuat konflik apa pun yang timbul hampir tidak mungkin dikendalikan.
Henry Kissinger juga mengkritik Presiden AS Donald Trump karena sudah merusak hubungan diplomasi dengan China. Ia lantas memperingatkan Joe Biden yang memiliki tugas serius untuk memulihkan hubungan dengan China, dan segera mengakhiri kemungkinan konfrontasi besar dengan China.
”Kecuali ada dasar untuk beberapa tindakan kerja sama, karena kalau tidak dunia akan meluncur ke dalam bencana yang sebanding dengan Perang Dunia I. Amerika dan China sekarang semakin mengarah ke konfrontasi, dan mereka melakukan diplomasi dengan cara yang konfrontatif. Dan bahayanya adalah akan terjadi beberapa krisis yang melampaui retorika menjadi konflik militer yang sebenarnya,” urai Henry dalam forum ekonomi baru itu, Rabu (18/11/2020) waktu setempat.
Walaupun Henry mengakui bahwa tindakan Presiden Donald Trump sudah benar untuk menekan cengkeraman China kepada ekonomi dunia, namun ia tetap menekankan perlunya cara baru pendekatan diplomatik. Menurutnya, hubungan AS dan China saat ini telah mencapai tingkat krisis karena eskalasi dominasi China di Laut China Selatan, masalah Huawei, dan kontroversi seputar wabah COVID-19. Apalagi Trump selalu menyalahkan China atas wabah virus tersebut.
Pria berusia 97 tahun itu lantas meminta AS dan China harus  menghindari konflik militer meskipun ada erosi dalam hubungan. ”Kita harus menghindari hal itu berubah menjadi konflik, dan mudah-mudahan mengarah pada upaya kerja sama,” pungkas mantan Menlu AS di Era Presiden Richard Nixon dan Gerald Ford itu. (ind)



Apa Pendapatmu?