Alexa Metrics

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Antrean Online dan Mobile JKN Faskes pada Kader JKN

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Antrean Online dan Mobile JKN Faskes pada Kader JKN MUDAH-Ilustrasi layanan di Kantor BPJS Kesehatan Jakarta Barat.FOTO:IST

indopos.co.id – Inovasi dengan menggunakan teknologi ponsel sudah mulai diciptakan oleh BPJS Kesehatan sejak Mobile JKN diciptakan. Namun hal ini tidak menghentikan BPJS Kesehatan untuk senantiasa berkarya memberikan pelayanan prima bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Hal ini terbukti dari dikembangkannya Mobile JKN dengan fitur-fitur baru yang bermanfaat bagi peserta, yang paling mutakhir antara lain Antrean Online dan Mobile Faskes.

“Antrean Online dan Mobile Faskes ini merupakan produk BPJS Kesehatan yang diciptakan untuk memudahkan pemberian layanan kesehatan bagi peserta di fasilitas kesehatan, khususnya Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Agar dapat diimplementasikan dengan baik, kami berusaha memberikan sosialisasi kepada peserta mengenai kedua fitur baru Mobile JKN ini. Kader JKN adalah mitra kami yang dapat mendukung dan membantu kami dalam menyampaikan informasi langsung kepada peserta sesuai dengan yang diamanatkan oleh UU No 24 Tahun 2011 tentang BPJS,” tutur Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat, Purwati, pada saat ditemui Jumat (20/11/2020).

Purwati menjelaskan kedua inovasi terbaru BPJS Kesehatan merupakan bentuk upaya BPJS Kesehatan memberikan perlindungan dan kepastian pelayanan kesehatan bagi peserta Program JKN-KIS dari risiko kemungkinan penyebaran COVID-19. BPJS Kesehatan berusaha memastikan pemberian pelayanan kepada peserta dilakukan sesuai indikasi medis dengan memperhatikan pedoman pelayanan selama pandemi COVID-19 yang ditetapkan oleh pemerintah dengan organisasi profesi. Selain itu juga untuk memastikan FKTP (fasilitas Kesehatan tingkat pertama) tetap memberikan pelayanan sesuai dengan waktu layanan.

”Kami berharap peserta progam JKN-KIS dapat memanfaatkan layanan Antrean Online dan Mobile JKN Faskes. Banyak sekali manfaat yang didapatkan dari penggunaan kedua fitur tersebut, antara lain kemudahan berkonsultasi online, menurunkan risiko transmisi pathogen, update profil jadwal praktik FKTP, dan umpan balik konsultasi,” jelas Purwati.

Evi, salah satu Kader JKN wilayah Kerja BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat, aktif dalam mendengarkan sosialisasi dengan melontarkan pendapatnya sebagai Kader JKN yang sering berinteraksi dengan warga yang ada di daerah binaannya. ”Selama kami berperan sebagai kader, ketika kami mendengar mengenai informasi dari BPJS Kesehatan kami langsung edukasi ke warga binaan kami. Setiap ada peserta yang menanyakan informasi ke kami, kami akan sisipkan informasi terbaru setelah kami memberikan informasi yang mereka butuhkan. Itulah bentuk komitmen kami kepada BPJS Kesehatan,” kata Evi.

Komitmen Evi tersebut dibenarkan oleh Viliany, salah satu kader JKN wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat. Viliany berpendapat semua kader memiliki visi dan misi yang sama dalam memberikan informasi mengenai Program JKN kepada peserta. Ketika Kader bertemu dengan peserta ,maka semua informasi yang mereka miliki selalu mereka bagikan kepada peserta.

”Seperti misalnya dalam Mobile JKN Faskes ini, kami pasti akan memberitahukan kepada peserta bagaimana cara mengunakan Mobile JKN Faskes dari mulai melakukan pendaftaran penggunaan Mobile JKN, masuk ke fitur konsultasi dokter sampai akhirnya dapat melakukan konsultasi. Ketika mereka sudah selesai melakukan konsultasi, mereka akan kami ingatkan untuk memberikan rating atau penilaian atas konsultasi tersebut,” cetus Viliany. (dni/adl)



Apa Pendapatmu?