Alexa Metrics

Upah Buruh Kabupaten Kalahkan Kota Bekasi

Upah Buruh Kabupaten Kalahkan Kota Bekasi Ilustrasi

indopos.co.id – Akhirnya Pemerintah Kabupaten Bekasi memutuskan terjadi kenaikan upah buruh tahun 2021. Upah Minimum Kabupaten (UMK) naik sebesar 6,51 persen atau lebih tinggi ketimbang tetangganya Kota Bekasi.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi juga memutuskan terjadi kenaikan upah sebanyak 4,21 persen. Sehingga, bisa diartikan upah buruh di Kabupaten Bekasi sebesar Rp292.882.

“Kenaikan UMK Bekasi ini dilalui atas negoisasi selama tiga kali rapat bersama dewan pengupahan selama dua pekan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Suhup, Selasa 24 November 2020.

Suhup menambahkan, dengan begitu tahun 2021 menjadi Rp4.751.843 per bulan. Kenaikan ini juga kata dia berdasarkan inflasi dan pendapatan domestik bruto (PDB). Karena di Kabupaten Bekasi tidak ada inflasi, maka mengambil refrensi dari Kota Bekasi.

Perlu diketahui, sejak September 2019 sampai September 2020, inflasi menyentuh angka 2,33 persen. Kemudian berdasarkan data Badan Pusat Statistik, PDB mencapai 4,18 persen. “Keputusan kenaikan ini dilakukan secara voting,” paparnya.

Sebelumnya, upah buruh Kota Bekasi diputuskan naik 4,21 persen, dari Rp4.589.708 naik menjadi Rp 4.782.935 pada tahun 2021. Tapi, dalam pengambilan keputusan itu, pihak Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) tak ikut didalamnya. Pengusaha itu enggan mengikuti voting penentuan upah tak ingin adanya kenaikan.

Dan kedua kenaikan ini, sudah disetujui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Penetapan UMK tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur (Kepgub) Jawa Barat Nomor 561/Kep-Yanbangsos 2020. Meski begitu, ada 10 daerah di Jawa Barat yang tidak menaikan UMK tahun 2021.(dny)



Apa Pendapatmu?