Alexa Metrics

TII Rilis Kota ini Duduki Peringkat Terkorup Kedua

TII Rilis Kota ini Duduki Peringkat Terkorup Kedua Ilustrasi Korupsi

indopos.co.id – Berdasarkan hasil survei terbaru tentang Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Kota Makassar di era kepemimpinan Wali Kota Mohammad Ramdhan Pomanto menduduki peringkat kedua terkorup di Indonesia. Kota Makassar masuk dalam 12 kota besar sebagai daerah terkorup yang dikeluarkan Transparency International Indonesia (TII) yang dilakukan pada tahun 2017.

Dalam, Survei Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia 2017 mengukur persepsi pelaku usaha dan para ahli terhadap praktik suap di 12 kota.

Dua belas kota yang disurvei adalah Jakarta Utara, Pontianak, Pekanbaru, Balikpapan, Banjarmasin, Padang, Manado, Surabaya, Semarang, Bandung, Makassar dan Medan.

Dari 12 kota, TII mewawancarai 1.200 pelaku usaha pada kurun waktu Juni hingga Agustus 2017. Hasilnya menggambarkan tingkat korupsi di level kota berdasarkan persepsi pelaku usaha.

Dalam melakukan penilaian, TII menerapkan lima indikator yang dijadikan penilaian, yakni prevalensi korupsi, akuntabilitas publik, motivasi korupsi, dampak korupsi dan efektivitas pemberantasan korupsi.

Saat dikonfirmasi wartawan terkait Kota Makassar masuk dalam urutan kedua terkorup selama 2013-2015, Wali Kota Mohammad Ramdhan Pomanto menyebut, saat itu dirinya belum menjabat sebagai wali kota.

“Saya sudah baca dan pelajari itu hasil survei TII. Dijelaskan di dalam pada tahun 2013 hingga 2015. Saat itu saya belum menjabat. Setelah saya menjabat, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Makassar makin naik dengan rata-rata mencapai 53,4 poin. Skala pengukuran yang digunakan, angka 0 berarti paling korup dan 100 berarti paling bersih,” kata pria yang akrab disapa Danny ini dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (24/11/2020)

Meski demikian, Danny juga mengaku, menghargai hasil survei TII tersebut sebagai cambuk atau dorongan untuk bisa lebih memajukan Kota Makassar.
(mdo)



Apa Pendapatmu?