Alexa Metrics

Rakor Pembina Samsat 2020, ini Pesan Kapolri ke Korlantas

Rakor Pembina Samsat 2020, ini Pesan Kapolri ke Korlantas MENUJU PERUBAHAN – Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis saat membuka Rakor Pembinaan Samsat 2020 di Jakarta, Kamis (26/11/2020). Foto: Humas Mabes Polri for indopos

indopos.co.id – Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis meminta jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) harus revolusioner melangkah maju menuju kepada perubahan.

“Selama itu untuk kebaikan Korlantas tak perlu ragu-ragu saya mendukung dan back up terus, “kata Idham Azis saat membuka Rakor Pembinaan Samsat 2020 di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Menurut Kapolri, bahw soal suk dan tak suka dalam perubahan itu adalah hal yang biasa. “Patung Pancoran banyak yang tidak suka apalagi manusia yang hidup. “Jadi silahkan maju trus selama itu untuk kebaikan saya dukung penuh,”ujar mantan Kabareskrim Mabes Polri ini.

Idham Azis mengatakan Ini bukan tentang siapa yang hebat tapi ini tentang kebersamaan yang tidak bisa dinilai dengan apapun. “Kita bareng-bareng saja bekerja belum tentu bisa menyelesaikan masalah apalagi kalau sendiri-sendiri,” ungkapnya.

Menurut Idham, perubahan itu harus dilakukan secara bersama dan kompak. Artinya jangan menonjolkan ego sektoral. Dan itu tidak akan mungkin bisa tercapai.

“Negara kita luas penuh dengan dinamika dan problematik yang kompleks. Jadi, kita perlu selalu bergandengan tangan untuk menyelesaikan masalah. Kalau suka tidak suka itu biasa, patung Pancoran saja banyak yang tidak suka apalagi kita manusia hidup,” tegasnya.

Sementara Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri yang juga Ketua Panitia Brigjen Pol Yusuf mengatakan, rakor yang digelar setiap tahun ini sekaligus untuk mengevaluasi, menganalisis pelaksanaan pelayanan Samsat di seluruh Indonesia, agar ke depan lebih baik.

Rakor juga menghadirkan perwakilan dari Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara serta stakeholder lain terkait.

“Rakor bertujuan membangun sinergitas antar pemangku kepentingan dalam upaya menyadarkan masyarakat untuk memenuhi kewajiban sebagai pemilik kendaraan. Antara lain, kewajiban membayar pajak, memperpanjang masa aktif STNK sebelum habis masa berlakunya, dan mengganti nama pemilik kendaraan jika membeli kendaraan bekas dari orang lain,” kata Yusuf. (gin)



Apa Pendapatmu?