Alexa Metrics

Rahasia Rere Setyawan Kelola Bisnis Kosmetika Online

Rahasia Rere Setyawan Kelola Bisnis Kosmetika Online Pengusaha kosmetik online, Rere Setyawan.

indopos.co.id – Adaptasi kebiasaan baru akibat pendemi, telah menggeser pola belanja dari luring (offline) menjadi daring (online). Data dari Kementerian Perindustrian yang dipaparkan pada pembukaan Virtual Expo IKM Kosmetik 2020, menyebutkan bahwa transaksi online produk kosmetik melonjak hingga 80 persen dibanding periode yang sama, selama pandemi.

Tentunya, ini menjadi peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan. Demikian juga yang dilakukan pengusaha kosmetik online Rere Setyawan. Ia menyebut, pilihan bisnis kosmetika cocok untuk dirinya.

“Bisnis yang saya geluti tidak mengharuskan saya keluar rumah dan tidak ada jam kerja. Saya masih dapat berkonsentrasi mengurus keluarga. Untuk menjalankan bisnis ini saya mempekerjakan 10 orang karyawan sebagai administrasi,” kata Rere Setyawan di Jakarta, Jumat (27/11/2020).

Kini, Rere telah memiki dua Kantor. Keduanya dikelolanya dari rumah.?”Saya juga sudah membuka dua kantor yang saya pantau dari rumah,” imbuh ibu empat anak ini.

Rere Setyawan menceritakan, perjalanan bisnis yang dirintis sejak awal belasan tahun silam ibarat menaiki perahu yang mengalami pasang surut gelombang.

“Sejak 1999 bisnis kosmetik khususnya skin care, sudah saya geluti dan sangat menghasilkan. Walaupun kalau dibilang kehidupan ekonomi keluarga sudah mapan tapi sebagai wanita mandiri saya tidak bisa hanya diam dan ingin punya penghasilan sendiri,” ujarnya.

Ia menjalankan usahanya sambil menempuh pendidikan di satu universitas di Jakarta Pusat. Hal itu dilakukan Rere Setyawan sebelum menikah.

“Saya ambil kuliah di jurusan bisnis dan public relation administration dengan biaya saya sendiri. Apa yang saya pelajari di bangku kuliah juga menjadi metode untuk mengembangkan bisnis” imbuh dia.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), pada triwulan I-2020, kinerja industri kimia, farmasi dan obat tradisional (termasuk sektor kosmetik) mengalami pertumbuhan yang gemilang sebesar 5,59 persen.

Data-data ini tentu menggembirakan bagi pelaku bisnis kosmetika. Meskipun diterpa dampak pandemi dari sisi kesehatan, sosial dan ekonomi, ternyata masih ada harapan untuk terus berusaha.

“Menurut saya, bisnis online dunia kecantikan akan tetap meramaikan pasar tentunya dengan inovasi dan kreatifitas yang baru. Lebih banyak membuka kesempatan kerja kepada anak-anak milenial yang kena dampak pandemi di 2020,” ujarnya.

Rere Setyawan menuturkan ada empat tips untuk mengembangkan bisnis kosmetika online, khususnya untuk 2021 yang tinggal hitungan hari lagi.

Pertama, fokus dan kosentrasi. “Semua pekerjaan yang saya lakukan bukan hanya sekedar hobi atau ikut ikutan saja. Tapi benar-benar saya jalani dengan konsentrasi sehingga hasil yang didapat pun berbeda dengan yang hanya karena hobi,” kata Rere Setyawan.

Kedua, mengenali Strength, Weakness, Opportunities, dan Threats (SWOT) atau mengevaluasi Kekuatan, Kelemahan, Peluang , dan Ancaman dari bisnis yang sedang dijalani.

Ketiga, terus melakukan evaluasi dan perbaikan. “Sebagai pelaku bisnis mungkin saya masih banyak kekurangan. Menurut saya, yang harus saya perbaiki dari apa yang sekarang dikerjakan adalah sistem administrasi dan pemasaran agar lebih profesional,” kata Rere Setyawan.

Dan yang terakhir, menjalankan bisnis dengan hati. “Khususnya di bidang kosmetika ini ya, karena melibatkan hati kita, perasaan dan jiwa seni kita untuk memunculkan kecantikan alami wanita,” ujar Rere Setyawan.(mdo)



Apa Pendapatmu?