Alexa Metrics

BPJAMSOSTEK Slipi Sosialisasikan Relaksasi Iuran ke Perusahaan Baru Daftar

BPJAMSOSTEK Slipi Sosialisasikan Relaksasi Iuran ke Perusahaan Baru Daftar LITERASI- Kakacab BPJAMSOSTEK Jakarta Slipi Suhedi dalam sosialisasi PP Nomor 82 Tahun 2019 (PP 82/2019) tentang kenaiakan sejumlah manfaat program BPJAMSOSTEK dan relaksasi iuran di masa pandemi COVID-19 di Jakarta.FOTO:IST

indopos.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Jakarta Slipi menggelar sosialisasi PP Nomor 82 Tahun 2019 (PP 82/2019) tentang kenaiakan sejumlah manfaat program BPJAMSOSTEK dan relaksasi iuran di masa pandemi COVID-19 di Jakarta, Kamis (26/11/2020). Sosialisasi tersebut dihadiri oleh puluhan perwakilan perusahaan yang baru daftar kepesertaan BPJAMSOSTEK.

”Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengedukasi perusahaan kepesertaan baru yang terdaftar mulai 2019 – 2020. Materi sosialisasi tentang program dan kenaikan manfaat BPJAMSOSTEK berdasarkan PP 82/2019 dan juga kebijakan yang dikeluarkan semasa pandemi COVID-19,” ungkap Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Slipi Suhedi. Turut hadir mendampingi Suhedi antaralain Kabid Kepesertaan Progsus Rafik Ahmad, Tim Account Representative dan Representative Khusus Cabang Jakarta Slipi.

Menurut Suhedi, relaksasi iuran pada dasanya adalah kebijakan pemerintah untuk memberikan fasilitas keringanan atau diskon iuran kepada peserta BPJAMSOTEK di masa pandemi COVID-19. Diskon iuran yang diberikan tidak main-main karena mencapai 99 persen atau peserta hanya cukup membayar satu persen saja. ”Meskipun iuran yang dibayarkan hanya satu persen tetapi manfaat perlindungan kepada peserta sama sekali tidak didiskon. Manfaat tetap berlaku utuh seratus persen sebagaimana semasa iuran normal,” ujar Suhedi.

Suhedi mengatakan, dalam perjalanannya manfaat BPJAMSOSTEK tidak pernah menurun tetapi terus naik. Bahkan kenaikan manfaat yang signifikan diatur dalam PP 82/2019 dalam program JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian). ”Kenaikan manfaat yang paling menonjol adalah manfaat beasiswa, dari yang sebelumnya hanya Rp12 juta lump sum untuk satu orang anak naik 1.450 persen menjadi total Rp174 juta untuk dua anak peserta yang meninggal dunia yang diberikan bertahap mulai TK sampai lulus perguruan tinggi,” cetusnya.

Selain itu Suhedi juga menyosialisasikan layanan pengajuan klaim BPJAMSOSTEK yang aman dan nyaman untuk peserta selama pandemi COVID-19. Salah satunya adalah menggunakan Lapak Asik (layanan tanpa kontak fisik). ”Kami ada Lapak Asik online yang keseluruhannya cukup dilakukan dari rumah tanpa datang ke kantor cabang dan Lapak Asik onsite bagi yang perlu datang ke kantor cabang. Peserta silahkan pilih layanan yang mana,” kata Suhedi.

Selain itu Suhedi menekankan agar perusahaan memahami tertib iuran dan administrasi. Menurutnya, sistem yang berlaku pada manfaat BPJAMSOSTEK adalah tidak boleh ada tunggakan. ”Jika ada tunggakan akan mengganggu proses layanan manfaat misalnya ketika peserta mengalami kecelakaan kerja tidak segera langsung ditangani, atau bahkan layanan berhenti sama sekali. Tunggakan ini melanggar hak peserta untuk mendapatkan layanan perlindungan,” ujarnya.

Suhedi mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya memperhatikan prosedur protokol kesehatan. Materi lengkap tentang kenaikan manfaat BPJAMSOSTEK berdasarkan PP 82/2019 dilanjutkan oleh narasumber Ahmad Chaidir. Acara juga dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus serta Penata Madya Pelayanan Kacab BPJAMSOSTEK Jakarta Slipi. Sesi tanya jawab disambut dengan begitu antusias oleh peserta sosialisasi.(dni/mdo)



Apa Pendapatmu?