Alexa Metrics

BPN Kota Padang Targetkan Ukur 4 Ribu Bidang Tanah

BPN Kota Padang Targetkan Ukur 4 Ribu Bidang Tanah Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Padang, Antoni.

indopos.co.id – Reformasi agraria bidang pertanahan terus digaungkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) di seluruh Tanah Air. Termasuk juga di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padang yang terus melakukan sertikasi tanah masyarakat.

Melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), jajaran BPN Kota Padang terus mendata tanah yang ada di wilayah tersebut. Termasuk tanah pusako tinggi atau tanah adat yang ada di ibu kota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tersebut.

”Program PTSL terus berjalan di Kota Padang. Selama 2019 lalu, kami sudah terbitkan sebanyak 1.000 sertipikat. Sedangkan untuk 2020 ini, karena Pandemi COVID-19 tapi kami berhasil sudah sudah menerbitkan 500 sertifikat tanah milik warga,” terang Kepala BPN Kota Padang Antoni kepada INDOPOS, Jumat (27/11/2020).

Ia juga mengakui kurangnya minat ninik mamak untuk mensertipikatkan tanah pusako tinggi kaum. Jadi, kata Antoni lagi, untuk proses pembuatan sertipikat kepemilikan atau SHM tanah adat ninik mamak memang keberatan, tapi untuk pengukuran luas dan batas-batas tanah pusako tinggi mereka mempersilakan.

”Jadi tanah pusako tinggi cukup kami ukur untuk luasnya dan dikeluarkan peta bidang. Peta bidang itu nanti diketahui oleh kaum adat, kelurahan, dan Kantah Kota Padang mengenai batas-batas dari tanah pusako tinggi itu. Jadi tidak ada kendala,” ucap Antoni juga.

Karena itu, pihaknya mensosialisasikan program pengukuran tanah adat tinggi kepada masyarakat. Antoni juga mengatakan pentingnya sertipikat tanah bagi kesejahteraan masyarakat Kota Padang.

”Dengan adanya program PTSL ini berarti sudah ada status hak atas tanah masyarakat dan menjamin kesejahteraan masyarakat. Meskipun ada kendala, namun berkat kerja sama dan bantuan semua pihak, program PTSL tahun 2020 ini dapat terlaksana,” paparnya juga.

Mantan Kepala Bidang Penataan Pertanahan Kantor Wilayah BPN Banten itu juga mengatakan, untuk tahun depan Kantah Kota Padang menargetkan 338 sertipikat tanah. ”Kalau untuk pengukuran kami targetkan 4 ribu bidang tanah. Kami fokuskan di Kelurahan Padang Besi,” tuturnya.(yas)



Apa Pendapatmu?