Alexa Metrics

Kelompok Teroris Penggal Kepala Warga Sigi dan Bakar 7 Rumah    

Kelompok Teroris Penggal Kepala Warga Sigi dan Bakar 7 Rumah     Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Awi Setiyono.

indopos.co.id – Warga Dusun 5 Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulteng, digegerkan atas penemuan empat jenazah dan salah satunya kepala dipenggal oleh orang tidak dikenal yang dilengkapi dengan senjata laras panjang dan pendek.

Selain menghabisi nyawa keempat korban secara sadis, pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang itu juga membakar tujuh rumah warga. Hingga berita ini diturunkan aparat polisi masih memburu pelaku pembunuhan itu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono membenarkan kasus tersebut. ” Saat ini sudah ada back up kurang lebih 100 pasukan dari Satgas Tinombala, Brimob Polda Sulteng dan TNI untuk melalukan pengejaran terhadap kelompok Ali Kalora yang diduga sebagai pelaku pembunuhan itu, ” kata Awi melalui keterangan, Sabtu (28/11/2020).

Menurut Awi, peristiwa pembunuhan dan pembakaran rumah warga itu terjadi pada Jumat (27/11/2020) sekitar pukul 10.30. Bermula ketika, Polsek Palolo menerima informasi dari masyarakat bahwa ada salah satu warga Dusun 5 Lewonu yang dipenggal kepalanya dan beberapa rumah dibakar oleh orang tidak dikenal.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Palolo bersama anggota langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan tiba sekitar pukul 13.00. ”Sesampai dilokasi kejadian petugas menemukan empat mayat dan salah satunya kepalanya dipenggal serta 7 rumah warga dalam kondisi terbakar, ”ujar Awi.

Tim gabungan Polres Sigi yang dipimpin Kapolres AKBP Yoga Priyahutama bersama Tim inavis Polda Sulteng melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi-saksi. Sementara empat jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

”Ada 5 saksi yang diinterogasi yang menyatakan bahwa pelaku kurang lebih dari 10 orang. Tiga diantaranya membawa senpi laras panjang 1 dan 2 senpi genggam. Polisi meyakinkan bahwa tiga orang pelaku adalah teroris adalah kelompok Ali Ahmad @ Ali Kalora dkk, ”tambah Ali.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku ini tengah diburu. ”Saat Ini sdh ada back up kurang lebih 100 pasukan dari Satgas Tinombala, Brimob Polda Sulteng dan TNI untuk melalukan pengejaran terhadap kelompok Ali Kalora, ”pungkasnya. (gin)



Apa Pendapatmu?