Alexa Metrics

Masa Pandemi, UNSADA Gelar Wisuda ke-30 secara Virtual

Masa Pandemi, UNSADA Gelar Wisuda ke-30 secara Virtual warta 2

indopos.co.id – Masa pandemi yang belum juga usai tak menyurutkan semangat Universitas Darma Persada (UNSADA) dalam menggelar wisuda Pascasarjana, Sarjana dan Ahli Madya yang ke-30.

Berbeda dengan acara wisuda pada tahun-tahun sebelumnya, wisuda kali ini digelar secara virtual serta memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19.

Pada Tahun Akademik 2020/2021 ini UNSADA berhasil meluluskan sebanyak 814 wisudawan yang terdiri dari 15 orang master dari 1 program studi jenjang pendidikan S2, 770 orang sarjana dari 12 program studi jenjang pendidikan S1 dan 29 orang ahli madya dari 2 program studi jenjang D3.

Dalam sambutanya Rektor UNSADA Dr. Tri Mardjoko, S.E., M.A. mengucapkan selamat kepada para Magister, Sarjana dan Ahli Madya baru yang telah diwisuda pada kesempatan tersebut meskipun dilakukan secara online.

“Wisuda kali ini menjadi wisuda yang bersejarah dimasa pandemi COVID-19 yang memberikan kenangan spesial bagi semua. Semoga wisudawan 2020 ini menjadi duta-duta UNSADA yang mencitrakan kampus kebanggaan,” kata Dr. Tri Mardjoko, Sabtu (28/11/2020).

Dr. Mardjoko mengungkapkan, jumlah lulusan tahun ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sementara, untuk penerimaan Mqhasiswa baru Tahun Akademik 2020/2021 ini yang diterima adalah sebanyak 878 orang.

“Dimasa pandemi COVID-19 ini penerimaan mahasiswa baru turun 30 persen dibandingkan penerimaan mahasiswa baru pada Tahun Akademik 2019/2020,” ungkapnya.

Dr. Mardjoko juga menyampaikan bahwa Wisuda bukanlah akhir dari perjuangan wisudawan dalam meraih cita-cita, melainkan awal dari suatu perjuangan yang lebih besar untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi serta mendarma baktikan ilmu yang diperoleh untuk kemakmuran dan kesejahteraan bangsa.

Sementara, Penasehat Panitia Wisuda UNSADA ke-30, Toni P Sianipar, M.B.A mengatakan bahwa pihaknya sempat ragu untuk memutuskan wisuda virtual secara total atau hanya sebagian saja. Pasalnya, pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia hingga saat ini belum juga berakhir.

“Kami sempat ragu mau total virtual dan tidak ada wisudawan sama sekali atau sebagian, ahirnya karena situasi yang boleh dikatakan sudah bisa dikontrol kita memutuskan untuk bisa sebagian hadir dengan kehadiran wisudawan terbaik perjurusan sebanyak 15 jurusan,” kata Toni.

Toni juga mengatakan, nantinya para wisudawan diperbolehkan untuk datang ke kampus untuk mengabadikan momen wisuda. “Wisudawan boleh datang kesini dengan dijadwalkan di hari-hari mendatang untuk berfoto-foto di backdrop yang telah disediakan supaya ada yang dapat dikenang saat wisuda,” ungkapnya.

“Terus terang ini wisuda yang berat buat kami. Bukan karena pelaksanaanya, tapi kami berusaha merasakan situasi psikologis anak-anak kita, kuliah begitu lama cuma diwisuda di rumah disaksikan orang tuanya. Itu kan bukan sesuatu yang mudah, makanya kami berusaha supaya suasananya tetap dapat,” lanjut Toni.

Dalam Gelaran Wisuda ke-30 ini Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii dan perwakilan Kementerian Perindustrian, yaitu Eko S.A. Cahyanto, SH., LL.M. sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri turut memberikan sambutan lewat video message. Sementara itu, juga turut hadir secara langsung Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM Dr. Ir. Dadan Kusdiana, M.Sc. dan Sekretaris LLDIKTI wilayah 3 Dr. Yaya Jakaria, S.Si,. M.M. di kampus UNSADA. (mdo)



Apa Pendapatmu?