Alexa Metrics

Diusulkan Dewan, Pemprov DKI Akan Ubah Bansos Sembako Jadi BLT

Diusulkan Dewan, Pemprov DKI Akan Ubah Bansos Sembako Jadi BLT Ilustrasi. Penyaluran bantuan sosial sembako/bantuan pangan non-tunai.(Foto: ANTARA)

indopos.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengubah skema bantuan sosial (bansos) sembako buat warga terdampak COVID-19 menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Menurut Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Inggard Joshua, pihaknya telah mengusulkan hal itu pada saat sidang paripurna DPRD. Yakni saat memberikan Pandangan Umum Fraksi Partai Gerindra terhadap pidato Gubernur DKI dalam rangka penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021, Jumat (27/11/2020).

“Kita patut bersyukur, usulan kita agar bansos menggunakan BLT disetujui Pak Gubernur,” ujarnya.

Inggard menambahkan, untuk penyaluran bantuan warga terdampak COVID-19, Pemprov DKI akan mengganti skema pembagian sembako dengan BLT yang pelaksanaannya akan di koordinasikan dengan pemerintahan pusat.

Usulan itu lanjut Inggard, dikarenakan dalam pembagian bansos banyak masalah atau kerancuan dalam pendistribusiannya. Karena itu, pihaknya, menyarankan sebaiknya dalam bentuk BLT sehingga dapat dimonitor dengan baik oleh semua pemangku kepentingan.

“BLT juga dimaksudkan untuk memberdayakan perekonomian rakyat sehingga warung-warung milik warga dapat berjalan perekonomiannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menyampaikan tanggapannya terhadap pandangan fraksi-fraksi di DPRD DKI mengatakan Pemprov DKI Jakarta berencana mengganti skema bantuan penyaluran bantuan sembako, buat masyarakat terdampak COVID-19. “Yakni menjadi Bantuan Langsung Tunai,” ujarnya.(dai)



Apa Pendapatmu?