Alexa Metrics

Restorasi Terumbu Karang di Bali Melibatkan Lembaga Riset Internasional 

Restorasi Terumbu Karang di Bali Melibatkan Lembaga Riset Internasional  salah satu terumbu karang yang dicoret-coret di Bali (istimewa)
indopos.co.id – Kemenko Maritim dan Investasi melakukan kerja sama dengan pusat penelitian internasional untuk mendukung restorasi terumbu karang atau (Indonesia Coral Reef Garden (ICRG).
Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Marves Safri Burhanuddin mengatakan program restorasi terumbu karang ini akan menjadi restorasi terumbu karang terbesar di Indonesia karena akan akan menyedot sekitar 11 ribu pekerja dan akan menghasilkan pariwisata di Bali.
Menurutnya, program restorasi ini untuk menciptakan lingkungan laut dimana ikan akan bisa berenang bebas melalui terumbu karang yang selaras dengan pemandangan bawah laut yang jernih. Ia menambahkan, dengan program tersebut diharapkan menjadikan Bali sebagai objek wisata terbaik.
”Selain itu, program ini bekerjasama dengan Korea untuk menciptakan lebih banyak peluang dan ruang untuk pemulihan dan pembangunan ekonomi nasional,” tandas Safri di Jakarta, Selasa (1/12/2020).
Sedangkan Wakil Direktur Konservasi Maritim Andreas A.Hutahaean menjelaskan ICRG akan akan mensinergikan unsur ilmiah dan sosial ekonomi dalam restorasi terumbu karang ini.
”Program ini  bertujuan memulihkan ekosistem laut dan menghidupkan kembali wisata bahari di Provinsi Bali. Karena itu perlu diadakan survey batimetri untuk melihat topografi dasar laut agar kita bisa melihat dengan benar lokasi transplantasi karang, ” kata Andreas di Jakarta, Selasa (1/12/2020).
Untuk diketahui, tim peneliti gabungan Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center(MTCRC) akan mengikuti program ICRG ini. Korea-Indonesia MTCRC adalah lembaga penelitian internasional di bidang ilmu dan teknologi kelautan antara pemerintah Korea yang diwakilkan KIOST (Korea Institute of Ocean Science and Technology) dan Indonesia yang diwakilkan ITB (Institut Teknologi Bandung).
”Sains dan teknologi adalah elemen kunci pembangunan nasional. Kami sangat senang dapat berkontribusi bagi pembangunan Indonesia melalui kerjasama ilmu pengetahuan dan teknologi maritim Korea ini,” kata Dr. Hansan Park selaku Co-Director MTCRC Korea.
Sebelumnya Menko Marves Luhut Pandjaitan mengatakan restorasi terumbu karang di Bali ini berbiaya Rp 115 miliar yang diambil dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Restorasi terumbu karang itu akan berlokasi di Pantai Sanur, Pantai Nusa Dua, Pantai Serangan, dan Pantai Pandawa total seluas 50 hektar.
Luhut juga meminta agar semua metode dan cara restorasi terumbu karang yang ada, harus diterapkan dan dicoba. ”Secara khusus, saya mengundang pemerintah Amerika dan NOAA untuk bekerja sama mewujudkan ICRG Nusa Dua, menjadi pusat restorasi terumbu karang dunia,” kata Luhut. (ind)



Apa Pendapatmu?