Alexa Metrics

Unggul di Berbagai Survei, Bukti Warga Surabaya Ingin Eri Cahyadi-Armuji Lanjutkan Kebaikan Risma

Unggul di Berbagai Survei, Bukti Warga Surabaya Ingin Eri Cahyadi-Armuji Lanjutkan Kebaikan Risma risma-eri

indopos.co.id – Pasangan calon Eri Cahyadi dan Armuji kembali diunggulkan dalam survei jelang Pilkada Surabaya 9 Desember mendatang. Terbaru, hasil survei Cyrus Network menyebutkan elektabilitas Eri-Armuji unggul jauh.

Angkanya, 55,3 persen responden memilih Eri-Armudji dan sebanyak 33,8 persen memilih Machfud Arifin-Mujiaman. Selisih di antara dua kandidat itu adalah dua digit, tepatnya 21,5 persen.

Juru Bicara Milenial Tim Pemenangan Eri-Armudji, Aryo Seno Bagaskoro, mengatakan, Eri dan Armuji merupakan figur masa depan yang bisa menjawab keberlanjutan berbagai program baik di Kota Surabaya yang telah dirintis sejak era Wali Kota Bambang DH hingga Tri Rismaharini.

Ia menilai, hasil survei terakhir menggambarkan cerminan dari keteguhan hati mayoritas masyarakat Surabaya yang ingin Eri Cahyadi dan Armuji untuk meneruskan kebaikan yang sudah ada di Surabaya.

“Rakyat tak ingin Surabaya memulai dari nol lagi, rakyat tak ingin berbagai program baik dihentikan dan dihancurkan,” kata Seno, Kamis (3/12/2020).

Seno mengatakan, aura kebaikan itu tidak lepas dari kepuasan masyarakat Surabaya terhadap apa yang sudah dikerjakan oleh Risma, yang notabene memberikan dukungannya kepada Eri-Armuji.

“Tingkat kepuasan yang sangat tinggi itu kemudian berkorelasi erat dengan kepercayaan masyarakat Surabaya terhadap calon pemimpin yang didukung oleh Risma, yakni Eri Cahyadi dan Armuji,” beber Seno.

Seno menambahkan, bersama kekuatan seluruh masyarakat Surabaya, tim pemenangan semakin bersemangat untuk terus bergerak menjemput kemenangan yang bermartabat untuk Kota Surabaya ke depan.

“Ayo seluruh warga Surabaya mari menyongsong masa depan yang semakin cerah dalam kepemimpinan Eri dan Armuji. Bersama-sama kita pulihkan ekonomi rakyat di tengah pandemi di bawah kepemimpinan sosok yang sudah punya rekam jejak nyata untuk Surabaya, bukan sosok yang hanya mengandalkan kekuatan finansial dan muncul cuma saat jelang Pilkada,” kata Seno. (yay)



Apa Pendapatmu?