Alexa Metrics

Persiapkan Pembangunan Assessment Center, Kementerian ATR/BPN Tingkatkan Profesionalisme Asesor SDM

Persiapkan Pembangunan Assessment Center, Kementerian ATR/BPN Tingkatkan Profesionalisme Asesor SDM warta 5

indopos.co.id – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme bagi Pejabat Fungsional Asesor Sumber Daya Manusia Aparatur, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) menyelenggarakan Workshop Pengenalan Bimbingan Teknis (Bimtek) Asesor Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur, di Cikeas, Rabu (02/11/2020).

“Sesuai dengan harapan dari Kementerian ATR/BPN untuk dapat membangun assessment center, sehingga dalam pembangunannya membutuhkan banyak hal yang harus dipersiapkan. Salah satunya dengan membentuk SDM terlebih dahulu,” ujar Kepala PPSDM, Deni Santo.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa, Dalam pembangunan assessment center ini termasuk yang paling cepat tetapi dengan seleksi yang sangat ketat. “Saya mengikuti seleksi ini dari awal. Karena diawal tahun 2021 nanti akan ada pekerjaan besar, ada 3.000 orang yg harus segera dipetakan kompetensinya yaitu pejabat pengawas dan pejabat pelaksana. Sehingga dengan adanya seleksi ini sangat membantu sekali,” ungkapnya.

“Karena nantinya asesor ini yang akan membantu memastikan penilaian kompetensi dan mempetakan dalam proses penilaian kompetensi yang objektif. Seleksi menjadi asesor ini syaratnya begitu ketat, dan kode etiknya juga salah satu yg diperhatikan. Karena asesor ini menentukan nasib orang dibanyak tempat, sehingga harus sangat diperhatikan dalam seleksinya,” ujarnya.

Sebagai informasi, Jabatan fungsional Asesor SDM Aparatur merupakan jabatan karier pegawai negeri sipil (PNS) yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melaksanakan asesmen kompetensi atau potensi sebagai dasar dalam praktik pengelolaan atau manajemen SDM aparatur.

Kepala Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Kepegawaian BKN, Herman, menjelaskan bahwa kedepannya seluruh Kementerian/Lembaga wajib mengembangkan sistem merit dalam manajemennya. “Sehingga pembelajaran ini sangat penting karena profesionalisme harus didapatkan oleh seluruh asesor dan calon asesor juga dapat menjadi bekal yang baik kedepannya,” tuturnya.

Workshop Pengenalan Bimbingan Teknis Assessor SDM Aparatur yang berkerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), diikuti oleh 13 peserta yaitu 8 orang asesor dan 5 orang calon asesor. Pemberian materi yang dilakukan meliputi yaitu, pembelajaran kebijakan jabatan fungsional asesor sdm aparatur, pengembangan jabatan fungsional asesor sdm aparatur, penilaian kinerja penghitungan angka kredit standar kualitas hasil kerja dan tim penilai, kode etik asesor. (*)



Apa Pendapatmu?