Alexa Metrics

Amankan Logistik Pemilu, Polisi Jaga Ketat Kantor KPU

Amankan Logistik Pemilu, Polisi Jaga Ketat Kantor KPU Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

indopos.co.id – Sebanyak 456.141 personel Polri telah disebar di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di setiap Provinsi, Kabupaten dan Kota menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 9 Desember yang akan datang. Penyebaran personel Polri ini untuk mengamankan logistik Pilkada.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, personel disiagakan untuk melakukan pengamanan logistik Pilkada seperti, kotak dan kertas suara serta perangkat lainnya.

“Sudah mulai mengamankan logistik Pilkada, personel sudah standby di tiap-tiap kantor KPU yang ada di Provinsi/Kabupaten/Kota,” kata Argo dalam keteranganya, Sabtu (5/12/2020).

Kepolisian, kata Argo, juga melakukan pengamanan terbuka maupun tertutup disetiap percetakan kotak suara yang ditunjuk oleh KPU mulai dari tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota.

Seluruh penyimpanan logistik pemilu di daerah-daerah pun dipastikan disimpan dalam kondisi aman oleh pihak kepolisian. “Kita juga melakukan pengawalan melekat di TPS nantinya, semua dijaga,” tandas Argo.

Argo memastikan, seluruh personel yang telah ditugaskan mengawal distribusi logistik menerapkan protokol kesehatan. Upaya penerapan protokol kesehatan juga sudah disampaikan kepada perusahaan yang memproduksi logistik Pilkada.

Seperti dikeketahui, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menyebutkan ada 16 kabupaten di seluruh Indonesia yang sangat rawan pada dimensi pelanggar protokol kesehatan Covid-19 Pilkada 2020.

Sementara berdasarkan indeks sembilan provinsi masuk dalam kategori kurang rawan. Kemudian di tingkat kota dari 37 kota, terdapat tiga kota yang masuk dalam kategori rawan yaitu Kota Sibolga di Sumatera Utara, Kota Tangerang Selatan di Banten, dan yang ketiga Kota Ternate di Maluku.

“Di tingkat kabupaten ada 224 kabupaten, terdapat 35 Kabupaten dalam kategori rawan, 16 kabupaten di antaranya dikategorikan sangat rawan pada dimensi protokol kesehatan,” ujarnya.

Dalam mengamankan jalanya Pilkada serentak 2020 ini, Polri mensiapkan 456.141 personel. Sebanyak 145.189 personel sengaja dikhususkan untuk melakukan pengamanan pada saat pemungutan suara.

Disamping itu, 3.100 personel Brimob Nusantara juga disiagakan untuk di BKO-kan alias disebar ke daerah-daerah untuk membantu pengamanan.

Seperti di Polda Jambi 400 personel, Polda Kepri 200 personel, Polda Kaltara 200 personel, Polda Sulsel 500 personel, Polda Sultra 300 personel, Polda Sulteng 400 personel, Polda Papua Barat 500 personel dan Polda Papua sebanyak 600 personel. (gin)



Apa Pendapatmu?