Alexa Metrics

40 Kickboxer Berlaga di KX-1 Championship 2020

40 Kickboxer Berlaga di KX-1 Championship 2020 Para Kickboxer siap berlaga di KX-1 Championship 2020. Foto: KBI untuk INDOPOS.

indopos.co.id – Pengurus Pusat (PP) Kickboxing Indonesia (KBI) pimpinan Ngatino terus melakukan gebrakan dalam membesarkan olahraga kickboxing di Indonesia di tengah Pandemi Covid-19.

Usai membentuk Tim Grading beranggotakan 13 personil Sabuk Hitam 4 atau Dan IV Kickboxing yang betujuan menigkatkan kualitas pelatih kickboxing amatir di Tanah Air, PP KBI kembali melebarkan sayap ke kancah kickboxing profesional di penghujung 2020.

Lewat Kickboxing Pro (G1 Sport Management) yang dipimpin Ngatino dengan Karan Sukarno Walia selaku Chief Executive Officer (CEO) merangkul Adonara Fighting Champ selaku promotor untuk menggelar Kejuaraan Kickboxing Profesional pertama di Indonesia. Kejuaraan yang bertajuk “KX-1 Kickboxing Championship 2020” ini digelar di Karno’s Studio Film Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (27/12/2020) mulai pukul 08.00 WIB.

“KX-1 Kickboxing Championship sebagai sejarah awal dimulainya kejuaraan kickboxing profesional Indonesia. Dan, di Karno’s Studio Film Cibubur ini juga tempat lahirnya pemegang lisensi promotor kickboxing profesional pertama yang diberikan kepada Abdul Rahman. Semoga dari sini lah kegiatan kickboxing profesional bisa berkembang di Tanah Air dan lahir kickboxer andal yang mampu membawa nama harum bangsa dan negara di kancah internasional,” kata Ketua PP KBI, Ngatino usai menyaksikan timbang badan 40 kickboxer yang akan bertarung di KX-1 Kickboxing Championship di Karno’s Studio Film Cibubur, Jakata Timur, Sabtu (26/12/2020).

Menurut Ngatino, G1 Sport Management memberikan lisensi promotor kickboxing profesional kepada Abdul Rahman karena sudah memenuhi kriteria yang ditentukan. Apalagi, Abdul Rahman merupakan mantan atlet yang memang sangat komitmen dalam membina olahraga kickboxing.

“Abdul Rahman memang pantas mendapatkan lisensi promotor kickboxing profesional dari G1 Sport Management. Selain berlatang belakang mantan petinju profesional, dia juga punya komitmen membangun olahraga kickboxing. Saat ini sudah ada beberapa promotor dari berbagai daerah yang sudah mengajukan lisensi,” ujarnya.

“Setelah Abdul Rahman, kita akan menunggu promotor kickboxing profesional lain untuk mendapatkan lisensi untuk menggelar pertandingan. Semakin banyak promotor lair maka akan semakin banyak pertandingan yang digelar,” jelas Karan Sukarno Walia.

Abdul Rahman sendiri mengaku siap menggelar kejuaraan kickboxing profesional apalagi putranya juga merupakan atlet kickboxing.

“KX-1 Kickboxing Championship ini merupakan langkah awal sebagai promotor. Mudah-mudahan, saya bisa menggelar kejuaraan kickboxing profesional secara rutin 2021 apalagi saya ingin anak saya menjadi atlet kickboxing yang bisa meraih prestasi. Semua ini terealisasi karena ada dukungan dari beberpa pengusaha yang mensponsori,” ujarnya.

Lebih jauh Ngatino menjelaskan, para kickboxer yang tampil pada KX-1 Kickboxing Championship ini juga tidak luput dari pantauan. Apalagi, PP KBI dihadapkan kalender yang cukup padat pada tahun 2021 dimana ada Asian Indoor Martial Arts Games (AIMAG) di Thailand dan SEA Games Hanoi, Vietnam 2021.

“PP KBI akan tetap memantau para kickboxer yang tampil karena tidak ada aturan yang melarang atlet profesional tampil pada event amatir seperti SEA Games maupun kejuaraan lainnya,” tuturnya.

Pada acara timbang badan yang dilaksanakan sejak pagi, panitia KX-1 Kickboxing Championship menerapkan protokol kesehatan sangat ketat. Seluruh kickboxer harus menjalani rapid test sebelum masuk ke ruangan timbang badan. Bahkan, kejuaraan ini akan dilaksanakan tanpa menghadirkan penonton dan disiarkan secara live melalui channel youtube KX-1 Kickboxing Championship.

Kejuaraan ini mempertandingkan kategori Kickboxing K-1 Rules dan menampilkan 40 atlet Kickboxing Profesional dari 18 klub/camp dari lima provinsi (DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Sumatera Utara).

Kejuaraan KX-1 Kickboxing Championship ini bertujuan memberikan wadah bagi para atlet kickboxing profesional dalam mengembangkan prestasi dan kariernya sebagai Kickboxer profesional baik di Indonesia dan maupun kancah International.(bam)



Apa Pendapatmu?