Alexa Metrics

UMB Sukses Helat Kejuaraan Pencak Silat Internasional Secara Virtual

UMB Sukses Helat Kejuaraan Pencak Silat Internasional Secara Virtual DARING-Ilustrasi World Festival Pencak Silat Seni Open Virtual 2020 UMB.FOTO:IST

indopos.co.id-Di tengah suasana pandemi Covid 19 UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Pencak Silat Universitas Mercu Buana (UMB) sukses menggelar kejuaraan pencak silat internasional secara virual. Kejuaraan dengan tema World Festival Pencak Silat Seni Open Virtual 2020 tersebut berlangusung pada 21 – 23 Desember 2020.

Rektor UMB Prof Ngadino Surip MS, dalam sambutannya mengatakan kejuaraan pencak silat internasional yang diselenggarakan UMB secara virtual menjadi bagian dari melestarikan dan mewariskan pencak silat kepada generasi muda. Bahkan melalui kejuaran ini menjadi langkah mewariskan pencak silat kepada generasi-generasi muda lintas negara. ”Harapannya pencak silat mampu membawa misi kedamaian yang dapat mempersatukan bangsa-bangsa dimanapun, agar terwujud keharmonisan,” ujar Ngadino.

Menurutnya, sebagai institusi pendidikan, UMB juga memiliki tanggung jawab untuk mewariskan nilai-nilai ke-Indonesia-an yang tersimpan dalam seni gerak pencak silat. Dengan demikian proses pendidikan menjadi lebih komprehensif. ”Karena tidak hanya melakukan pendekatan ilmiah yang berlangsung di ruang perkuliahan, tetapi juga melakukan pendekatan kebudayaan dan seni olah raga,” cetusnya.

Ngadino mengatakan, pihaknya tetap berkreativitas dalam mengembangkan pencak silat di dunia internasional. Penyelenggaraan tersebut berdasarkan dari pengalaman even di luar negeri (Malaysia dan Belanda) dan di dalam negeri (Universitas Brawijaya).

Dalam penyelenggarakaan kejuaraan tersebut kali ini UKM Pencak Silat UMB bekerja sama dengan Persilat IPSF menyelanggarakan perlombaan berbasis virtual berskala Internasional. Kegiatan bertajuk “World Festival Pencak Silat Seni Open Virtual” kegiatan ini menggunakan format berbasis video. Setiap pesertanya diharuskan membuat video gerak seni silat baik tangan kosong ataupun menggunakan senjata berdurasi tiga menit lalu direkam ke dalam video dan dikirim via daring (online).

Dikatakan, pencak silat sebagai seni bela diri Indonesia sudah mendunia. Organisasi silat tumbuh di berbagai negara. Para pecinta olah raga pencak silat terus bertambah banyak. ”Terlepas dari fakta tersebut, bukti monumental adalah ditetapkannya pencak silat sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) oleh lembaga UNESCO di Bogota, Kolombia pada Desember 2019,” kata Ngadino.

Pengakuan lembaga internasional tersebut memperkuat argumentasi untuk terus mewariskan pencak silat kepada generasi muda. Bukan semata sebagai seni bela diri asli Indonesia semata, juga menjadikan pencak silat bagian dari identitas kebangsaan. ”Sehingga pencak silat mampu menjadi sarana memperluas khasanah kekayaan bangsa Indonesia,” cetusnya.

Kejuaraan World Festival Pencak Silat Seni Open Virtual 2020 tersebut terbuka untuk 300 peserta nasional dan internasional. Kejuaraan terdiri dari kategori dewasa, remaja, pra remaja dan usia dini dengan tajuk seni tradisional. Sedangkan untuk seminar, penutupan dan pengumuman pemenang disetiap kategori pada tanggal 23 Desember 2020.

Penilaian dilakukan oleh Internasional Referee (IR) Indonesia yang direkomendasikan oleh Persilat – IPSF. Sedangkan Juri Festival yang bersertifikat dan penilaian menggunakan Digital Scoring BGSquad.

Apresiasi penghargaan kepada juara per kategori diberikan berupa sertifikat yang ditandatangani oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan rektor Universitas Mercu Buana serta uang pembinaan kepada juara terbaik 1 putra dan putri per kategori dan beasiswa masuk Universitas Mercu Buana diberikan kepada juara terbaik 1 putra dan putri kategori Remaja (SMA/ Sederajat).(mdo)



Apa Pendapatmu?