Alexa Metrics

Frank Lampard Tuding EPL Pilih Kasih

Frank Lampard Tuding EPL Pilih Kasih Pelatih Chelsea, Frank Lampard.

indopos.co.id – Pelatih Chelsea Frank Lampard ngomel-ngomel. Ia mengatakan, enak benar jadi Manchester United, Liverpool dan Tottenham Hotspur. Tiga klub itu punya jadwal bertanding yang relatif jauh lebih ringan dibandingkan dengan timnya.

Mantan pemain nasional Inggris ini mengatakan, Chelsea harus bermain dua kali dalam kurun waktu 48 jam. Ketiga tim itu bermain dua kali dalam kurun waktu tiga hari. Gara-gara itu timnya tidak bisa menampilkan permainan yang maksimal. Performa anak asuhannya juga melorot tajam. Setelah kalah dari Arsenal 1-3 pekan lalu di Stadion Emirates, kini Chelsea bermain imbang 1-1 melawan Aston Villa di Stamford Bridge.

‘’Bagaimana bisa kami menampilkan permainan terbaik. Saya tidak mungkin merotasi semua pemain saya,’’ kata Lampard seperti dikutip 90Minutes, Selasa (29/12/2020).

Di awal kompetisi, Lampard sepertinya berlari kencang dengan berbagai kemenangan meyakinkan. Namun, jelang akhir tahun, performa Chelsea justru jauh dari harapan. Sebaliknya, di luar Spurs, Manchester United dan Liverpool yang tadinya megap-megap, kini justru pelan tapi pasti mulai menemukan performanya.

Liverpool bahkan sudah ‘’mendapatkan kembali’’ peringkat seharusnya di tempat teratas English Premier League (EPL). Sebaliknya, Spurs yang juga punya jatah main yang sama dengan MU dan Liverpool malah kedodoran dalam empat pertarungan terakhir karena dua kali kalah dan dua kali imbang.

‘’Banyak hal telah berubah drastis sejak saat itu. Meskipun tersingkir dari penyisihan grup Liga Champions, Anda akan merasa bahwa pendukung Manchester United puas dengan musim mereka hingga saat ini. Sedangkan Chelsea hanya berhasil meraih satu kemenangan dari lima pertandingan terakhir dan semakin terpuruk di klasemen liga setiap minggu,’’ kata Lampard.

Ia percaya Manchester United, Liverpool dan Tottenham Hotspur mendapat keuntungan yang tidak adil dalam hal pertandingan. “Fakta bahwa dua pertandingan dalam 48 jam adalah poin penting bagi kami karena ada tim lain yang menantang di puncak Liga yang memainkan dua pertandingan dalam tiga hari. Manchester United, Tottenham, Liverpool memainkan dua pertandingan dalam tiga hari. Ini kontra-produktif untuk kualitas Liga Premier,’’ kata Lampard.

Menurut Lampard, timnya benar-benar lelah karena jadwal. Para pemainnya mengalami cedera otot dengan mudah. ‘’Jika Manchester United berada di posisi yang sama, Solskjaer pasti akan marah juga. Namun Lampard lupa bahwa Manchester United atau Liverpool tidak membuat jadwal itu,’’ sahut manajer MU Ole Gunnar Solksjaer.(max)



Apa Pendapatmu?