Alexa Metrics

KPK Minta Bantuan ICAC Selidiki Izin Pertambangan di Kalteng

KPK Minta Bantuan ICAC Selidiki Izin Pertambangan di Kalteng Ketua KPK Firli Bahuri. Foto: Dok/INDOPOS

indopos.co.id – Sepanjang tahun ini, Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK) menggelar kerja sama dengan 10 penegak hukum di luar negeri
untuk mengungkap kasus korupsi.

Diantaranya dengan lembaga anti korupsi Singapura, yakni Corrupt
Practices Investigation Bureau (CPIB) Singapore atau Biro Investigasi
Praktik Korupsi (CPIB) Singapura untuk membantu menyelidiki izin usaha
sebuah usaha pertambangan di Kalimantan Tengah.

”Selama tahun 2020 ini, KPK juga bekerja sama dengan berbagai
penegak hukum dari luar negeri,” ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam
jumpa pers bertema ’Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi 2020’ yang
disiarkan akun Youtube KPK, Rabu (30/12/2020).

Diungkapkan Firli juga, KPK bersama Corrupt Practices Investigation
Bureau (CPIB) Singapura, pihaknya meminta bantuan pemanggilan saksi
warga negara Singapura, serta meminta bantuan penelusuran dan
pembekuan aset di Singapura, dan meminta bantuan pencarian informasi
dan data di Singapura untuk beberapa perkara yang sedang ditangani
KPK.

”Bersama Independent Commission Against Corruption (ICAC) Malaysia,
KPK juga meminta bantuan mencari informasi dan data perusahaan untuk
perkara pemberian Izin Usaha Pertambangan di Kalimantan Tengah,”
tandas Firli. (ind/ant)



Apa Pendapatmu?