Alexa Metrics

Tilang Kendaraan Bermotor Tanpa Uji Emisi

Tilang Kendaraan Bermotor Tanpa Uji Emisi KAWAL – Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengarahkan kendaraan untuk uji emis. Foto: IQBAL/INDOPOS

indopos.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja ekstra mengendalikan kualitas udara Ibu Kota. Itu penting mengingat Jakarta jendela Indonesia. Karena itu, kualitas udara harus sehat.

Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), menggelar uji emisi kendaraan gratis. Uji emisi dilakukan bersama Ditlantas Polda Metro Jaya. ”Seluruh pemilik kendaraan bermotor dan motor wajib uji emisi,” tutur Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Syarifudin, di Jakarta, Rabu (30/12/2020).

Uji emisi itu, sebagai tindak lanjut peraturan gubernur (Pergub) no 66 tahun 2020. Implementasi Pergub itu, efektif pada 24 Januari 2021 mendatang. ”Kami menggugah kesadaran masyarakat untuk uji emisi,” harapnya.

Pergub juga mengatur sanksi disinsentif. Ketika kendaraan tidak layak uji emisi, saat parkir di pusat perbelanjaan, akan dikenai tarif tertinggi. Sistem itu, memungkinkan polisi dan Pemprov DKI mengakses hasil uji emisi ketika memeriksa kendaraan. Bahkan, polisi bisa menjatuhkan sanksi tilang.

Mobil penumpang perseorangan atau sepeda motor berusia lebih dari tiga tahun tidak melakukan uji emisi dan/atau tidak lulus uji emisi gas buang akan dikenakan disinsentif. Hasil pelaksanaan uji emisi itu, direkam dalam Sistem Informasi Uji Emisi. Dapat diakses Dinas Perhubungan dan Kepolisian secara terintegrasi.

Penegakan hukum di jalan oleh kepolisian dan Dinas Perhubungan (dishub) mengacu UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 285 dan 286, yaitu ancaman denda maksimal Rp250 ribu untuk sepeda motor dan ancaman denda maksimal Rp 500 ribu untuk mobil. (ibl)



Apa Pendapatmu?