Alexa Metrics

Prudential Indonesia dan PMI Siapkan 1.000 Anak SD Tanggap Pertolongan Pertama

Prudential Indonesia dan PMI Siapkan 1.000 Anak SD Tanggap Pertolongan Pertama Pengenalan materi Pertolongan Pertama seperti tersedak, luka bakar, luka berdarah, dan patah tulang dibuat seru agar dipahami anak-anak dengan menggunakan tokoh kartun We Bare Bear: Grizzy dan panda.

indopos.co.id – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), melaksanakan program kesiapsiagaan anak terhadap Pertolongan Pertama serta pencegahan Covid-19, melalui program “Safe Step Kids”. Tahun ini, pelatihan terhadap 1.000 siswa sekolah dasar (SD) di Jakarta dan Depok ini, dilaksanakan secara online (daring).

Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia, Nini Sumohandoyo menjelaskan, dunia anak penuh dengan kreativitas, kebebasan dan imajinasi. Sikap spontan sehari-hari mereka juga tanpa disadari seringkali berpotensi membahayakan.

Bahkan faktanya, lanjut dia, 77,4 persen anak Indonesia usia 5-14 tahun mengalami cedera ketika beraktivitas di rumah, sekolah dan lingkungan sekitarnya.

“Oleh karena itu, melalui edukasi ‘Safe Steps Kids’, kami ingin mempersiapkan anak menghadapi berbagai skenario darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya cedera pada tubuh,” kata dia, melalui keterangan resminya, Rabu (30/12/2020).

Selain pertolongan pertama, program “Safee Steps Kids” yang merupakan bagian dari inisiatif Community Investment Prudential Indonesia pada pilar Kesehatan dan Keselamatan ini juga memberikan pengetahuan mengenai Covid-19.

“Kedua materi edukasi pun kian relevan di tengah situasi adaptasi kebiasaan baru sekarang, dan dapat menjadi bekal bagi anak-anak menjelang dibukanya kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah,” tambah Nini.

“Edukasi berperan penting mewujudkan komunitas yang lebih tangguh agar mereka dapat mewujudkan yang terbaik dalam kehidupannya kelak. Besar harapan kami program ‘Safe Step Kids’ dapat membentuk anak tumbuh sebagai sosok yang mandiri untuk merawat diri mereka sendiri dan mampu membantu orang lain ketika dibutuhkan,” jelas dia.

Sekretaris Jenderal PMI Sudirman Said mengungkapkan, edukasi pertolongan pertama merupakan agenda rutin yang dilakukan. Dengan menguasai keterampilan pertolongan pertama secara memadai, sangat besar manfaatnya, bahkan dapat menyelamatkan nyawa sendiri maupun orang lain.

Data menunjukkan, luka akibat irisan/robekan/tusukan yang dialami 18,4 persen anak usia 5-14 tahun dapat menyebabkan pendarahan atau infeksi lebih lanjut yang mengancam jiwa, jika tidak segera ditangani dengan tepat.

“Program ‘Safe Steps Kids’ dari Prudential Indonesia yang dikemas menggunakan karakter animasi, menjadi pendekatan yang menarik dalam mengedukasi anak-anak, karena dekat dengan keseharian mereka,” ujar dia.

Program “Safe Steps Kids” merupakan perpanjangan program utama “Safe Steps” oleh Prudence Foundation yang telah lebih dulu diluncurkan sejak 2014 dan terdiri dari serangkaian kiat-kiat praktis untuk bertahan hidup dalam keadaan darurat atau situasi bencana.

Tahun ini, program “Safe Steps Kids” yang dirancang dengan menggunakan karakter animasi yang disukai anak dari Cartoon Network seperti The Powerpuff Girls dan We Bare Bears dilaksanakan secara virtual selama September – Oktober 2020 di 10 SD di DKI Jakarta dan Depok.

Materi pertolongan pertama yang diajarkan antara lain adalah mengatasi tersedak, luka bakar, luka berdarah, dan patah tulang. Seluruh siswa diberikan Education Kit yang berisi permainan interaktif seperti, acak kata, tebak gambar, buku mewarnai, melengkapi poster, dan tebak kata.

Khusus untuk materi Covid-19, disediakan pula materi yang dikemas dalam bentuk lagu agar lebih mudah diingat anak.(mdo)



Apa Pendapatmu?