Alexa Metrics

Prudential Indonesia Berikan Edukasi Literasi Finansial bagi Pengusaha UMKM

Prudential Indonesia Berikan Edukasi Literasi Finansial bagi Pengusaha UMKM PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) bersama AKUMandiri, SMESCO dan Komunitas Tangan di Atas, mendukung kebangkitan ketahanan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan menyelenggarakan rangkaian webinar pelatihan literasi keuangan.

indopos.co.id – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mendukung kebangkitan ketahanan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan menyelenggarakan rangkaian webinar pelatihan literasi keuangan. Bersama AKUMandiri, SMESCO dan Komunitas Tangan di Atas, upaya ini diawali tahun ini dengan mengedukasi lebih dari 300 pemilik UMKM di berbagai wilayah Indonesia.

Selain mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat untuk pengembangan usaha, seluruh peserta webinar juga akan mendapatkan perlindungan asuransi PRUWorks Personal Accident selama satu tahun.

Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia, Nini Sumohandoyo mengatakan, pihaknya percaya bahwa upaya mengembalikan kekuatan sektor UMKM merupakan kunci dari pemulihan ekonomi nasional pascapandemi.

“Berangkat dari data yang menunjukkan bahwa 74 persen pelaku UMKM belum mendapatkan akses pembiayaan karena literasi dan inklusi keuangan yang belum merata 4, Prudential Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan dan pengelolaan risiko ingin turut berperan aktif memberdayakan UMKM melalui serangkaian pelatihan literasi keuangan,” kata dia, kepada media di Jakarta, Rabu (30/12/2020).

Edukasi literasi keuangan telah menjadi fokus utama dari inisiatif Community Investment Prudential Indonesia di bawah pilar pendidikan sejak 2009. Hingga kini, selain para pelaku UMKM, program juga telah menjangkau sejumlah target yang sangat potensial untuk berkembang dan berperan di masa depan, yaitu perempuan, anak dan komunitas ekonomi Syariah.

“Kami berharap pelatihan literasi keuangan ini memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan usaha para pelaku UMKM, dan semoga keseluruhan kontribusi ini dapat menginspirasi sebuah gerakan bersama untuk memajukan UMKM sebagai tumpuan ekosistem perekonomian bangsa,” ujar Nini.

Direktur SMESCO Leonard Theosabrata mengatakan, pemahaman terhadap instrumen keuangan erat hubungannya dengan kendala yang sering dihadapi oleh para pelaku UMKM.

“Kami mengapresiasi inisiatif Prudential Indonesia mengingat edukasi literasi keuangan sangat krusial bagi pelaku UMKM agar akuntabilitas usaha mereka bisa lebih dipertanggungjawabkan, terlebih di situasi sekarang. Dengan dasar pengetahuan keuangan yang baik, mereka dapat menjadi lebih tangguh, mampu mengambil keputusan keuangan secara lebih baik dan memenuhi persyaratan untuk mendapatkan kredit usaha, seperti untuk mengajukan pinjaman ke bank, mendapatkan investor dan sebagainya,” terang dia.

Seluruh peserta webinar juga akan mendapatkan perlindungan PRUWorks Personal Accident yang berlaku selama satu tahun dengan manfaat pertanggungan asuransi kecelakaan diri atas risiko kematian, cacat tetap dan penggantian biaya medis hingga mencapai total Rp100 juta per peserta webinar. Selain itu, ada manfaat tambahan berupa perlindungan kematian akibat Covid-19 selama 2020 sebesar Rp25 juta.

Head of Group Operation and Services Prudential Indonesia, Rika Rustam mengatakan, meski pandemi masih berlangsung, bisnis harus terus berjalan secara efektif agar dapat bertahan dalam masa yang rentan ini. Prudential Indonesia menghadirkan platform PRUWorks sebagai solusi perlindungan yang mudah kepada badan usaha, termasuk pelaku UMKM yang memiliki mobilitas tinggi, melalui produk PRUWorks Life, PRUWorks Personal Accident dan PRUWorks Medical.

Platform PRUWorks juga telah berbasis digital sehingga mudah mendapatkan informasi peserta, manfaat, serta pengajuan klaim. Dengan demikian, para pelaku UMKM akan lebih siap menjalankan dan membangun usahanya di era new normal. Dengan demikian, para pelaku UMKM akan lebih siap menjalankan dan membangun usahanya di era kenormalan baru,” jelas dia.(mdo)



Apa Pendapatmu?