Alexa Metrics

Airin Klaim Varian Virus Covid Baru Belum Ada di Tangsel, Sudah Cek Data Pasien

Airin Klaim Varian Virus Covid Baru Belum Ada di Tangsel, Sudah Cek Data Pasien Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany. Foto: Dok. INDOPOS

indopos.co.id – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany menegaskan jika wilayahnya belum ditemukan varian baru virus Covid-19. Sebab, pihaknya belum menerima laporan hasil pemeriksaan pasien positif Covid terdapat mutasi virus tersebut.

“Sampai hari ini belum, mudah mudahan tidak ada lah ya. Mari kita doain masalah ini dapat diselesaikan. Dan Covid hilang dari seluruh daerah,” tegasnya saat ditemui di Puspemkot Tangsel, Kamis (31/12/2020).

Wali Kota dua priode ini menyatakan, jika jajarannya telah memeriksa data kasus Covid-19 secara menyeluruh melalui Dinas Kesehatan (Dinkes). Baik pasien positif hingga orang dalam pengawasan (ODP). Artinya pengawasan terhadap varian virus itu sangat ketat dikerjakan.

“Makanya semua kami cek data-data pasien. Hasilnya nihil, virus yang menyerang mereka semua sama. Jadi kemungkinan Covid di sini belum bermutasi,” paparnya.

Diakui Airin, jika varian corona baru itu telah mewabah di Indonesia tentu akan sangat merepotkan pemerintah. Sebab kasus Covid-19 saat ini sedang tinggi-tingginya. Sehingga ini pun akan membuat masyarakat akan semakin resah.

“Kami lagi fokus di sini, ada varian baru kan kebayang bagaimana susahnya. Makanya semua harus tetap menerapkan protokol kesehatan dan jaga kesehatan,” ungkapnya.

Data Senin (28/12/2020), Dinas Kesehatan Provinsi Banten menetapkan Tangsel kembali ke zona merah risiko penularan Covid-19. Sementara kasus Covid di Tangsel saat ini mencapai 3.642 kasus. Dari ribuan itu, 3.096 telah dinyatakan sembuh. Sebanyak 373 pasien masih menjalani perawatan medis di rumah sakit, isolasi mandiri atau isolasi terpusat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel. Sedangkan, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia mencapai 173 orang.

Airin mengucapkan terima kasih kepada Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi yang menutup akses masuk semua warga negara asing (WNA) dari negara manapun ke Indonesia. Sebab dengan langkah itu kata dia, mampu mencegah penularan varian Covid baru yang sedang terjadi di beberapa negara. “Iya, kami berterima kasih dengan kebijakan Kemenlu yang melarang orang asing datang ke Indonesia,” pungkasnya. (cok)



Apa Pendapatmu?