Alexa Metrics

Pemkot Depok Batasi Jam Operasional Ritel

Pemkot Depok Batasi Jam Operasional Ritel TEGAS – Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad mengancam akan menutup pelaku ritel yang melanggar jam operasional. Foto Choky//INDOPOS

indopos.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membatasi jam operasional kegiatan usaha hingga pukul 19.00 WIB malam tahun baru. Itu dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19.

Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad mengatakan, pembatasan jam operasional dunia usaha seperti restoran, kafe, rumah makan, warung, dan usaha lain. Kebijakan itu, tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Nomor 443/503/Kpts/Dinkes/Huk/2020, dengan masa berlaku selama 14 hari ke depan.

”Pembatasan berlaku mulai 30 Desember 2020 sampai 12 Januari 2021. Itu bisa diperpanjang berdasar rekomendasi Satgas Penanganan Covid-19,” tutur Idris, di Balaikota Depok, Kamis (31/12/2020).

Pada surat edaran itu, ada beberapa ketentuan. Misalnya, pelayanan makan di tempat dan pelayanan dibawa pulang beroperasi sampai pukul 21.00 WIB. Kalau tahun baru pelayanan makan di tempat hanya sampai pukul 19.00 WIB. Pengusahan ritel harus mematuhui aturan tersebut.

Usaha itu dinilai dapat menekan penyebaran virus Covid-19 pada hari pergantian tahun. Apalagi, kemeriahan pergantian tahun ini dapat membuat masyarakat berkerumun. ”Justru kalau diterapkan, pelaku usaha sudah membantu pemerintah menekan penyebaran virus. Kalau ada kerumunan ini akan membuat kluster baru,” jelasnya.

Idris mengaku, akan mengawasi seluruh ritel di Depok. Tim TNI, Polri, dan dinas akan dikerahkan untuk mengecek jam operasional pelaku usaha. Pihaknya berharap kegiatan ini akan menurunkan penyebaran virus asal Tiongkok tersebut. ”Tim patrolinya sudah dibentuk untuk berkeliling memantau jam operasional. Sanksi bagi pelanggar penutupan sementara tempat usaha,” tegasnya. (cok)



Apa Pendapatmu?